Purna Pengabdian KKNT STIH Jenderal Sudirman Lumajang: Satu Bulan Mengabdi, Tapi Makna Tetap di Hati
- Feb 13, 2026
- HARY
KIM MAYAPADA - Sentul, 13 Februari 2026 pendopo kantor Kepala Desa Sentul menjadi saksi bisu atas berakhirnya pengabdian Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematika (KKNT) dari Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Jenderal Sudirman Lumajang. Setelah satu bulan mengabdi, para mahasiswa ini meninggalkan kesan yang mendalam di hati masyarakat Desa Sentul.
Acara purna pengabdian ini dihadiri oleh Babinsa Desa Sentul, Bapak Umar, yang turut memberikan dukungan dan apresiasi atas kerja keras mahasiswa. Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars STIH, diikuti dengan sambutan-sambutan yang hangat dan penuh semangat.
Yang istimewa dari acara ini adalah penyerahan Nomor Induk Berusaha (NIB) kepada beberapa pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Sentul. NIB ini merupakan hasil kerja sama antara mahasiswa KKNT dengan pemerintah desa, yang bertujuan untuk membantu meningkatkan perekonomian masyarakat lokal.
Mahasiswa KKNT juga memberikan cenderamata kepada pemerintah Desa Sentul sebagai tanda terima kasih atas kesempatan yang diberikan untuk mengabdi di desa ini.
Dospem KKNT, Bapak Atik, menyampaikan bahwa berakhirnya KKNT ini bukan berarti komunikasi masyarakat dengan mahasiswa KKN juga berakhir. "Masyarakat masih bisa tetap berhubungan dengan mahasiswa, terutama untuk konsultasi segala hal yang berkaitan dengan hukum," ujarnya.
"Sebulan mungkin waktu yang singkat, tapi kesan yang kami dapatkan akan selalu kami kenang. Kami belajar banyak hal di sini, tidak hanya tentang ilmu, tapi juga tentang kehidupan dan masyarakat," ujar salah satu mahasiswa KKNT.
Acara purna pengabdian ini diakhiri dengan foto bersama dan penyerahan kenang-kenangan. Meskipun sudah berakhir, makna pengabdian ini akan tetap di hati para mahasiswa dan masyarakat Desa Sentul.