Karang Taruna Sentul Sinergi, Kolam Ikan Lele Kembali Produktif

  • Jun 09, 2026
  • HARY

KIM MAYAPADA - Setelah sempat berhenti sejak Ramadan 2026, Karang Taruna Desa Sentul kembali menghidupkan kolam budidaya ikan lele. Selasa, 9 Juni 2026 menjadi awal siklus ketiga yang dimulai sejak tahun 2025 lalu. Kali ini 20.000 bibit lele ditebar ke dalam enam kolam berdiameter tiga meter milik desa.

Kolaborasi pemuda dan BUMDesa jadi kunci berjalannya program ini. Karang Taruna bertindak sebagai pembudidaya, sementara BUMDesa Sentul berperan sebagai penyuplai kebutuhan budidaya. Mulai dari set kolam, pakan, hingga suplemen pendukung untuk penanganan dan pencegahan penyakit, semua disiapkan BUMDesa agar budidaya berjalan optimal.

Kegiatan ini lahir dari keresahan minimnya agenda produktif bagi anggota Karang Taruna. Lewat budidaya lele, organisasi pemuda desa itu kini punya wadah nyata untuk belajar, bekerja, dan berkontribusi ke masyarakat. Selain jadi aktivitas positif, hasil panen nanti diharapkan bisa menambah pendapatan ekonomi. 

Pintu terbuka untuk umum, Karang Taruna tidak menutup diri. Siapa pun warga Sentul yang ingin belajar teknik budidaya lele dipersilakan datang dan ikut praktik langsung di kolam. BUMDesa Sentul juga siap mensuplai kebutuhan bagi pembudidaya lain di desa dengan sistem pembayaran tempo. 

Skemanya ringan: pakan dan suplemen bisa diambil dulu, bayarnya setelah panen. Ketentuannya 50% dari hasil panen disetorkan ke BUMDesa sampai utang lunas. Model ini dibuat agar pembudidaya tidak terbebani modal di awal dan terhindar dari pinjaman berbunga tinggi.

Dengan semangat gotong royong, Karang Taruna dan BUMDesa Sentul berharap budidaya lele siklus ketiga ini bisa berjalan lancar, panen melimpah, dan jadi inspirasi bagi desa lain. Lebih dari sekadar menebar bibit, yang ditanam juga kemandirian ekonomi pemuda desa.