Cegah Penyebaran Polio, PONKESDES Desa Sentul Lakukan Sub PIN Polio Tahap 2
- Feb 20, 2024
- HARY
Kim Mayapada Sentul., Pondok Kesehatan Desa (PONKESDES) sudah menggelar Sub PIN (Pekan Imunisasi Nasional) Polio sejak Senin tanggal 19 sampai 21 pada bulan Februari Tahun 2024. Program Sub PIN Polio ini merupakan respon Komite Imunisasi Nasional (KIN) dari penemuan kasus anak yang terjangkit virus polio di beberapa pulau jawa baru-baru ini.
Hal tersebut disampaikan oleh Perawat Desa Sentul FAJAR ARI LESTARI., A. Md. Kep, yang kerap di sapa bu Fajar itu menjelaskan Polio (Poliomyelitis) merupakan penyakit yang sangat menular yang disebabkan oleh virus Polio. Dimana penyakit tersebut menyerang sistem saraf dan dapat menyebabkan kelumpuhan mendadak dan kecacatan seumur hidup, bahkan kematian akibat kelemahan pada otot pernafasan.
“Penyakit polio ini tidak bisa diobati karena sifatnya permanen. Namun, penyakit ini bisa dicegah dengan memberikan imunisasi pada bayi dan balita,”kata Fajar.
Hal senada juga disampaikan oleh Bidan Desa Sentul SRI ETMI, A.Md. Keb. Ada beberapa gejala dari kasus polio salah satunya gejala ringan seperti sakit tenggorokan, demam, mual, kelelahan, sakit kepala, kekakuan di leher, nyeri pada anggota badan, dan nyeri perut.
“Kasus polio paling banyak terjadi pada anak usia di bawah 7 tahun, namun polio juga dapat terjadi pada semua usia. Apabila ditemukan kasus kelumpuhan mendadak pada anak-anak, segera laporkan kepada Puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat,”tuturnya.
Dijelaskan SRI, imunisasi polio lengkap merupakan upaya pencegahan yang paling efektif dalam mencegah penyakit polio. Agar virus polio tidak menular dan menyebar luas di masyarakat, maka kita semua harus memastikan sebagian besar anak (minimal 95% anak) yang merupakan sasaran mendapatkan imunisasi polio lengkap di Desa Sentul dan selama Dua (2) hari ini sudah sekitar 250 anak lebih sasaran kita terlaksana.
“Selama dua hari ini kita sudah melaksanakan sesuai jadwal pos yang tersebar dari Puskesmas Labruk Sumbersuko mulai hari Senin kemaren tanggal 19 Februari ada 4 POS yang mana tersebar di KB Tunas Bangsa, TK Dharma Wanita 01, MI Sentul dan SDN Sentul 1 dan hari ini kita melaksanakan 3 Pos yakni Posyandu Krajan, TK Dharma Wanita 02 dan SDN Sentul 2, dan besok di 3 Pos Posyandu Wangkit, Posyandu Kembang dan TK Muslimat. Dan alhamdulilah kami direspon dengan baik oleh pidah guru dan warga dan kami menambahkan bahwa salah satu penularan penyakit polio juga bisa melalui pencernaan yaitu BAB sembarangan, sehingga kita juga harus menerapkan PHBS (Pola Hidup Bersih dan Sehat) serta menjaga kebersihan lingkungan dan sanitasi.” Tuturnya.
Dirinya pun mengajak kepada seluruh masyarakat Desa Sentul yang memiliki anak dengan usia dimaksud untuk ikut dalam program Sub PIN Polio. “Mari bersama kita lindungi anak-anak kita dari polio atau penyakit-penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi lainnya,” pungkasnya./KimHary